resolusi hari ini…
hari ke empat di awal tahun baru, meninggalkan tahun yang lalu dengan seluruh ceritanya. ditahun yang baru ini banyak yang ingin dicapai tentunya, selain PR yang belum tercapai ditahun kemarin. tahun ini kesempatan untuk bangkit dari kesantaian yang selam ini menjadi gaya hidup. ternyata santai banyak sisi keburukannya yah “santai kayak di pantai, slow kayak di pulau” gak selamanya menyenangkan yang ujung-ujungnya saya keteteran.
tahun ini saya memasuki babak akhir kuliah, ternyata untuk menjadi seorang sarjana teknik kimia susah yah banyak rekan-rekan yang berguguran di medan keputusasaan. tahun ini lulus kuliah dan yang penting bukan hanya lulus namun mampu memahami ilmu yang telah dipelajari beberapa tahun kebelakang. walaupun saat ini saya baru sadar ternyata minat telah berpindah haluan dan berharap ini tak membuat saya menyianyiakan ilmu yang telah ada. kerja praktek, penelitian, rancangan pabrik, ujian komprehensif adalah deretan tembok yang harus dilangkahi.
visi ditahun kemarin sepertinya sedikit kabur bahkan saya lupa visi yang sebenarnya ditekadkan, disamarkan oleh kesenangan sesaat. lupa bahwa saya akan pindah dunia, dunia yang tersaji di depan dan dunia kekal setelah Sang pemilik jiwa menyuruh malaikatnya agar saya terbaring kaku di tanah. sebelumnya saya belum punya gambaran apa yang kira-kira saya kejar dimasa 5-10 tahun kedepan dalam pikiran “jalani saja hari ini, masalah kedepan yah lihat saja”, dan akhir tahun lalu baru sadar bahwa itu semua salah. jadi mulai sekarang harus punya visi yang jelas dan segera bangun pondasi untuk mewujudkannya.
membuat rencana kedepan dan berusaha untuk mewujudkannya karena taman yang indah takkan terbangun begitu saja tanpa perencanaan pada saat akan membangunnya. lalu lupa kalau saya tak selamanya mampu untuk bernafas ada saatnya nanti paru-paru tak mampu lagi menyimpan oksigen untuk mengalirkannya ke jantung dan membagikannya ke seluruh tubuh. dunia memang melenakan yang sering disebut cinta dunia dan ujung-ujungnya takut mati, kemarin kita sebut tahun baru namun aslinya usia kita terus berkurang dan mendekati kubur, namun saya sendiri belum mampu untuk mempersiapkan bekal untuk nanti. padahal nikmat tak pernah ada putus-putusnya tapi saya lupa dengan Sang pemberi nikmat “mudah-mudahan Allah mengampuni kelalian saya”. taubat dari kesalahan sepertinya agenda pertama yang harus dijalani, kemudian memperbaiki diri dalam hal ibadah teruatma solat dan tak lupa amalan shalih lainnya.
kata teman saya tipikal orang yang pendiam sehingga banyak teman yang beranggapan saya sombong atau arogan, kurang bersahabat dengan bukti hanya punya teman segelintir saja. tahun ini saya harus menjadi pribadi yang menyenangkan bagi sahabat, bagi yang lebih tua dan bagi yang lebih muda. semoga berhasil karena merubah watak perlu waktu dan usaha yang cukup.
overall saya ingin tahun ini menjadi tahun yang penuh dengan berkah, diisi oleh catatan kebaikan dan keberhasilan dari segala hal yang dijalani nantinya. dan yang terakhir saya mau terus ngeBlog mudah-mudahan saja tulisan ini bermanfaat bagi saya secara pribadi syukur-syukur sahabat yang sudi membaca tulisan ini.
*siapa sungguh-sungguh maka ia dapat



beruntunglah Anda sbg org yg mampu bertahan dlm padang perjuangan bernama studi. Saya jg slh satu org yg gagal ketika berada dlm pencapaian tsb. Saya stju dgn keinginan Anda mendptkan lbh byk kwn, karena dunia bnr2 akan terasa luas ketika kita memiliki jaringan (friendship networking). Jgn smp kita hanya sukses mendpt gelar sarjana, tapi gagal dlm persoalan sosial yg riil. Teruskan cita2 baik Anda! Tuhan akan senantiasa meridhoi Anda..Salam jbt erat dr kota kecil Ampah, Kal-Teng